TUGAS VII
STRATEGI PEMBELAJARAN DI SEKOLAH DASAR
Tentang
Keterampilan Dasar Mengajar
Disusun Oleh:
Pona Gusmanita
(1820112)
PGSD 4.4
DOSEN PENGAMPU
Yessi Rifmasari, M.Pd.
PENDIDIDKAN GURU SEKOLAH DASAR (PGSD)
SEKOLAH TINGGI KEGURUAAN DAN ILMU PENDIDIKAN
ADZKIA PADANG
2020
Keterampilan dasar mengajar (teaching skills) adalah kemampuan atau keterampilan yang bersifat khusus (most specific instructional behaviors) yang harus dimiliki oleh guru, dosen, instruktur atau widyaiswara agar dapat melaksanakan tugas mengajar secara efektif, efisien dan profesional
1. Keterampilan bertanya
a. Pengertian keterampilan bertanya
Keterampilan bertanya merupakan ucapan atau pertanyaan yang dilontarkan guru sebagai stimulus untuk memunculkan atau menumbuhkan jawaban(respon) dari peserta didik.
b. Tujuan keterampilan bertanya
a) Memotivasi peserta didik agar terlibat dalam interaksi belajar.
b) Melatih kemampuan mengutarakan pendapat.
c) Merangsang dan meningkatkan kemampuan berfikir peserta didik.
d) Melatih peserta didik berfikir divergen.
e) Mencapai tujuan belajar.
c. Jenis-jenis pertanyaan
a) Pertanyaan langsung, yaitu pertanyaan yang ditujukan kepada salah satu peserta didik.
b) Pertanyaan umum dan terbuka, yaitu pertanyaan yang ditujukan kepada seluruh kelas.
c) Pertanyaan retorik, yaitu pertanyaan yang tidak menghendaki jawaban.
d) Pertanyaan faktual, yaitu pertanyaan untuk menggali fakta dan informasi.
e) Pertanyaaan yang diarahkan kembali, yaitu pertanyaan yang.
f) dikembalikan kepada peserta didik atas pertanyaan peserta didik lain.
g) Pertanyaan memimpin (Leading Question) yaitu pertanyaan yang jawabannya tersimpul dalam pertanyaan itu sendiri.
d. Prinsip-prinsip bertanya
a) Pertanyaan hendaknya mengenai satu masalah saja. Berikan waktu berfikir kepada peserta didik.
b) Pertanyaan hendaknya singkat, jelas dan disusun dengan kata-kata yang sederhana.
c) Pertanyaan didistribusikan secara merata kepada para peserta didik.
d) Pertanyaan langsung sebaiknya diberikan secara random.
e) Pertanyaan hendaknya disesuaikan dengan kemampuan dan kesiapan peserta didik.
f) Sebaiknya hindari pertanyaan retorika atau leading question.
e. Teknik-teknik dalam bertanya
a) Tekhnik menunggu.
b) Tekhnik menguatkan kembali.
c) Tekhnik menuntun dan menggali.
d) Tekhnik mekacak
2. Ketertampilan Memberi Penguatan
a. Pengertian keterampilan memberi penguatan
Memberi penguatan atau reincorcement merupakan tindakan atau respon terhadap suatu bentuk perilaku yang dapat mendorong munculnya peningkatan kualitas tingkah laku tersebut di saat yang lain.
b. Tujuan penggunaan keterampilan memberi penguatan
a) Menimbulkan perhatian peserta didik.
b) Membangkitkan motivasi belajar peserta didik.
c) Menumbuhkan kemampuan berinisiatif secara pribadi.
d) Merangsang peserta didik berfikir yang baik.
e) Mengembalikan dan mengubah sikap negatif peserta dalam belajar ke arah perilaku yang mendukung belajar.
c. Jenis-jenis penguatan
a) Penguatan Verbal.
b) Penguatan Gestural.
c) Penguatan dengan cara mendekatinya.
d) Penguatan dengan cara sambutan.
e) Penguatan dengan memberikan kegiatan yang menyenangkan.
f) Penguatan berupa tanda atau benda.
d. Prinsip-prinsip penguatan
a) Dilakukan dengan hangat dan semangat.
b) Memberikan kesan positif kepada peserta didik.
c) Berdampak terhadap perilaku positif.
d) Dapat bersifat pribadi atau kelompok.
e) Hindari penggunaan respon negative.
3. Keterampilan Mengadakan Variasi
a. Pengertian keterampilan menggunakan variasi
Keterampilan menggunakan variasi stimulus merupakan keterampilan guru dalam menggunakan bermacam kemampuan dalam mengajar untuk memberikan rangsangan kepada siswa agar suasana pembelajaran selalu menarik, sehingga siswa bergairah dan antusias dalam menerima pembelajaran dan aktivitas belajar mengajar dapat berlangsung secara efektif.
b. Tujuan penggunaan variasi dalam proses belajar mengajar :
a) menghilangkan kejemuan dalam mengikuti proses belajar.
b) mempertahankan kondisi optimal belajar.
c) meningkatkan perhatian dan motivasi peserta didik.
d) memudahkan pencapaian tujuan pengajaran.
e. Jenis-jenis variasi dalam mengajar
a) variasi dalam penggunaan media.
b) variasi dalam gaya mengajar.
c) variasi dalam penggunaan metode.
d) variasi dalam pola interaksi yaitu gunakan pola interaksi multi arah.
f. Prinsip-prinsip penggunaan variasi dalam pengajaran
a) gunakan variasi dengan wajar, jangan dibuat-buat.
b) perubahan satu jenis variasi ke variasi lainnya harus efektif.
c) penggunaan variasi harus direncakan dan sesuai dengan bahan, metode, dan karakteristik peserta didik
4. Keterampilan Menjelaskan
a. Pengertian keterampilan menjelaskan
Keterampilan menjelasakan adalah suatu keterampilan menyajikan bahan belajar yang diorganisasikan secara sistematis sebagai suatu kesatuan yang berarti, sehingga mudah dipahami para peserta didik.
b. Prinsip-prinsip menjelaskan
a) Penjelasan harus disesuaikan dengan kemampuan dan karakteristik peserta Didik.
b) Penjelasan harus diselingi tanya jawab.
c) Materi penjelasan harus dikuasai secara baik oleh guru.
d) Penjelasan harus sesuai dengan tujuan pembelajaran.
e) Materi penjelasan harus bermanfaat dan bermakna bagi peserta didik.
f) Dapat menjelaskan harus disertai dengan contoh-contoh yang kongkrit dan dihubungkan dengan kehidupan.
c. Aspek-aspek yang harus diperhatikan dalam menjelaskan
a) Bahasa yang digunakan dalam menjelaskan harus sederhana, terang dan jelas.
b) Bahan yang akan diterangkan dipersiapkan dan dikuasai terlebih dahulu.
c) Pokok-pokok yang diterangkan harus disimpulkan.
d) Dalam menjelaskan serta dengan contoh dan ilustrasi.
e) Adakan pengecekan terhadap tingkat pemahaman peserta didik melalui pertanyaan-pertanyaan.
Daftar Pustaka:
Hasibuan dan Moedjiono. 2010. Proses Belajar Mengajar. Bandung: Remaja Rodaskarya.
Sanjaya, Wina. 2005. Pembelajaran dan Implementasinya. Jakarta: Prenada Media.
Sumantri, Mulyani.2001.Strategi Belajar Mengajar. Bandung:CV. Maulana
Artikel menarik
BalasHapusArtikel menarik terimakasih sudah di share
BalasHapusArtikelnya sangat bagus
BalasHapus